Selain itu lo juga mengharapkan progress positif untuk menilai sejauh mana effort dan hal yang masih perlu lo improve. Punya basic skills seperti common sense, social skills, manners, dan reliability bisa bikin lo standout dan membuka lebih banyak kesempatan buat berkembang. Terlebih kalo lo melakukan hal “kecil” yang biasanya terlewatkan sama orang dewasa lain. Let’s talk about it!
Final Check Your Works and Texts Before Sending
Cek hasil kerjaan dan chat/email sebelum di-submit itu sama pentingnya. Kalo ngeliat gambaran besarnya, sebenarnya nggak ada orang yang bakal “koreksi” spelling dan grammatical mistakes, tapi kalo lo kasih sedikit “ekstra” perhatian seperti membaca beberapa kali sebelum mengirimnya. Hal kecil ini secara nggak langsung kasih impresi ke orang lain kalo lo orang yang secara professional detail.
Ngerti Cara Small Talk
Kadang kita menghabiskan terlalu banyak waktu di belakang meja, sampai tiba saatnya ketemu sama orang face-to-face, obrolannya jadi kaku. Biar hal ini nggak terjadi, lo bisa mulai dari gestur, tunjukkan gestur kalo lo nyaman ngobrol sama mereka. Dari small talk, perlahan bisa membawa potensi diskusi lain yang lebih “serius,” baik dari circle baru, pekerjaan, hingga partner hidup.
Don’t Be a Conversational Narcissist
Ngomongin tentang diri sendiri tentu mudah, tapi jadi cowok yang mendengarkan dan menanyakan hal penting bisa dianggap charming. Pastiin lawan bicara lo juga “larut” dalam obrolan, attention can speak louder than presence.
Nggak hanya tiga hal di atas, punya karakter wangi yang gampang di-notice dan diingat juga perlu, misalnya dengan pakai Posh Men EDP, di mana ketiga variannya wanginya long-lasting hingga 8 jam.
#ExploreEveryVibe