Waktu lagi beli parfum, pernah nggak lo denger kata-kata top notes, middle notes, dan base notes? Sebenernya, apa sih artinya? Itu adalah piramida wangi yang biasanya dipakai buat menggambarkan produk parfum, bor! Jadi, lo bisa tau nih satu parfum bakalan punya aroma kayak gimana lewat piramidanya.
Biar lebih kebayang dan makin tau artinya, kita bahas satu-satu yuk bro apa yang dimaksud dengan top notes, middle notes, dan base notes dalam parfum!
Top Notes
Top notes adalah tingkatan pertama dalam piramida parfum, bro! Aroma yang pertama kali tercium waktu parfum disemprotkan. Nah, biasanya top notes ini bakalan tercium selama 15 menit awal, dan sifatnya paling ringan. Top notes biasanya punya aroma segar, aroma buah, dan aroma citrus.
Middle Notes
Di tingkatan kedua ada middle notes. Yaitu wangi yang keluar setelah lebih dari 15 menit parfum disemprotkan. Tapi, di beberapa produk biasanya middle notes udah mulai kecium sejak 5 menit awal. Biasanya, aroma di middle notes bakalan lebih bertahan lama kalau dibanding sama top notes. Nah kalau soal aroma, middle notes biasanya kombinasi aroma fruity dengan campuran aroma eksotis kayak kayu manis. Biasanya, aroma middle notes bisa bertahan selama 20-60 menit, bro.
Base Notes
Nah, kita sampai di tingkatan terakhir dari piramida parfum nih, bro. base notes. Apa sih itu? Base notes adalah aroma yang muncul dan tercium setelah top notes dan middle notes. Biasanya, base notes akan bertahan sampai 6 jam dan punya karakter yang kuat. Makanya, base notes biasanya jadi “identitas” dari sebuah parfum.
Top Notes, Middle Notes, dan Base Notes dalam POSH Men EDT
Setelah tau apa yang dimaksud top notes, middle notes, dan base notes dalam parfum, lo pasti jadi lebih percaya diri dong nih buat beli parfum, bro. Jadi bisa pilih aroma yang sesuai sama karakter lo. Nah, salah satu produk parfum yang wajib banget lo cobain adalah POSH Men EDT Red Bullet. Produk ini punya top notes orange, lime, dan peppermint. Sementara middle notes-nya ada lavandin, cardamom, geranium egypt. Dan pada base notes, POSH Men EDT Red Bullet punya cypres, patchouli, serta vanila. Semuanya menghasilkan wangi khas fougere woody yang kompleks tapi nggak ngebosenin! Udah coba belum, bro?